Ada suatu senja dalam hidupmu kala langitnya kau rasa berwarna abu
Bukan oleh mendung, namun oleh syairmu sendiri
Ada suatu malam dalam hidupmu kala kau rasa terang bulannya hanya sebatas cahaya pijar lilinmu
Bukan karena redup, tapi karena kau tengah tak bersahabat dengan kegelapanmu sendiri.
Tak ada yang salah dengan datangnya duka.
Hanya kau saja yang terlalu silau memandang pintu keluarnya
Kau sibuk memenjarakan ketakutanmu sendiri dalam ruangan bertajuk kekhawatiran.
Jangan tak percaya jika dilema selamanya tak mengetuk pintu senyummu.
Jangan percaya jika Tuhan telah mengabolisi seluruh dukamu.
Mereka hanya tengah bersembunyi dibalik detik waktumu
Mereka tengah bergandengan erat dengan bahagiamu.
Hingga langkahmu sendiri yang membuka tabirnya.
Kini apakah kau tengah gulana?
Karena sesungguhnya tak dapat kau bersembunyi dari apapun
Tapi bukankah sesuatu yang datang selalu akan pergi ?
Selalu ada pilihan dari seluruh pintu-pintu dalam hidupmu
Hanya masalahnya kau harus memilih tanpa mengetahui terlebih dahulu
Tak perlu kau sadarkan dirimu, karna itulah yang mereka sebut seni kehidupan....
Original posted by Febri Rahmawati